DESA MAJU JAYA – Dalam upaya meningkatkan kesiapan dan ketangguhan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana, Pemerintah Desa Maju Jaya bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukamaju telah sukses menyelenggarakan “Pelatihan Relawan Tanggap Bencana Tingkat Desa”. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, pada hari Sabtu dan Minggu (tanggal disesuaikan), ini dipusatkan di Balai Desa dan area lapangan desa.
Acara ini dibuka secara resmi oleh Kepala Desa Maju Jaya, Bapak Budi Santoso. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya pengetahuan dan keterampilan praktis dalam penanganan awal saat terjadi bencana. “Desa kita memiliki potensi risiko bencana seperti banjir dan tanah longsor. Kita tidak bisa hanya menunggu bantuan datang, kita harus bisa menjadi garda terdepan untuk menyelamatkan diri sendiri dan tetangga kita. Pelatihan ini adalah ikhtiar kita bersama untuk membangun desa yang sadar dan tangguh bencana,” ujar beliau dengan penuh semangat.
Pelatihan ini diikuti oleh 40 peserta yang merupakan perwakilan dari berbagai unsur masyarakat, mulai dari perangkat Rukun Tetangga (RT), anggota Karang Taruna, ibu-ibu PKK, hingga tokoh masyarakat yang memiliki kepedulian tinggi. Antusiasme peserta terlihat jelas sejak hari pertama, di mana mereka dibekali berbagai materi teoretis oleh instruktur berpengalaman dari BPBD.
Materi yang disampaikan mencakup berbagai aspek krusial dalam manajemen bencana, antara lain:
“Materi yang paling berkesan bagi saya adalah pertolongan pertama. Dulu saya panik kalau lihat ada yang terluka, sekarang saya lebih percaya diri untuk memberikan bantuan awal yang benar sebelum tim medis datang,” ungkap Ibu Siti Aminah, salah seorang peserta dari RT 03. Ia menambahkan bahwa pengetahuan ini sangat berharga dan seharusnya dimiliki oleh setiap keluarga.
Tidak hanya teori di dalam ruangan, hari kedua pelatihan diisi penuh dengan sesi praktik dan simulasi lapangan. Para peserta dibagi menjadi beberapa kelompok dan dihadapkan pada skenario simulasi bencana banjir. Mereka berlatih mendirikan tenda darurat, mempraktikkan cara mengevakuasi korban dengan tandu sederhana, serta mengelola logistik di dapur umum. Suasana pelatihan terasa sangat nyata dan berhasil menguji kerja sama tim serta kecepatan respons para calon relawan.
Dengan berakhirnya pelatihan ini, Desa Maju Jaya kini memiliki tim relawan inti yang terlatih dan siap beraksi. Pemerintah Desa berharap para relawan ini dapat menjadi agen perubahan yang menyebarkan pengetahuan kesiapsiagaan bencana kepada lingkungan sekitarnya. Rencananya, kegiatan serupa akan terus diadakan secara berkala untuk menjangkau lebih banyak warga. Mari bersama kita wujudkan Desa Maju Jaya yang Tangguh dan Siaga Bencana.
Kirim Komentar