Luak, Lima Puluh Kota
Prov. Sumatera Barat
08120000001
Demo@desa.id
TANJUNG SELOR – Peningkatan kapasitas operator Sistem Informasi Desa (SID), khususnya pengelolaan website desa menjadi hal penting. NASCLIM dalam hal ini mengambil peran dalam mendukung program tersebut. Utamanya, mendorong pemanfaatan teknologi informasi dalam penyelenggaraan pemerintahan desa dampingannya. Kegiatan digelar di Hotel Grand Pangeran Khar, Tanjung Selor selama dua hari yakni 28-29 Oktober 2026.
Pelatihan ini di buka secara resmi oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa ( DPMD) Kabupaten Bulungan, Drs. Sigit Raharjo. Pihaknya sekaligus memberikan pengarahan kepada peserta guna memanfaatkan platform digital dalam mempublikasikan perlindungan dan aktivitas rehabilitasi mangrove lainnya.
Diketahui, desa dampingan NASCLIM sendiri yaitu Desa Sekatak Bengara, Sekatak Buji, dan Salimbatu, masing –masing mengirim 5 peserta. Selain itu, peserta lainnya dari DPMD dan Fasdes. Koordinator Fasilitator Desa NASCLIM, Sasmito menyampaikan juga, diadakannya pelatihan ini agar para operator desa miliki pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola informasi digital secara efektif, akurat, dan berkelanjutan.
“Operator desa diharapkan mampu menyajikan informasi mengenai profil desa, program pembangunan, pelayanan publik, kegiatan pemerintahan, serta potensi desa yang dapat diakses oleh Masyarakat,’’ ujarnya.
Selain itu, dalam pelaksanaan pelatihan juga dibekali tentang pelatihan dasar – dasar jurnalistik hingga pendampingan pengelolaan konten. Temasuk, pembaruan informasi serta pemahaman mengenai tata kelola dan keamanan website. Sehingga operator desa dapat menjalankan tugasnya secara lebih terarah dan profesional.
Keterlibatan NASCLIM dalam upaya tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas pelayanan informasi kepada masyarakat, memperkuat transparansi pemerintahan desa, serta memperluas akses publik terhadap informasi pembangunan dan potensi lokal.
Melalui pengelolaan website desa yang aktif dan informatif, pemerintah desa dapat membangun komunikasi yang lebih baik dengan masyarakat sekaligus mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan desa yang terbuka, responsif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.
Penulis :
By Susan Sri Kasturi Nengsi
Kirim Komentar